|
Pernah Ditolak Warganya Sendiri |
|
|
|
|
Written by Mia Wulandari
|
|
Monday, 05 April 2010 |
KETUA LINGKUNGAN SANTO ALEXANDER
Dalam perjalanan waktu, banyak jalan berliku untuk bisa menjalankan
tugas dengan sempurna sebagai seorang ketua lingkungan. Namun, disadari
betul berbagai karakter pribadi yang berbeda antara yang satu dengan
yang lain. Berkunjung dan menyapa telah ia lakukan sebagai bentuk
keinginan untuk lebih mengenal warganya. Ibu yang hobi bercocok tanaman
hias ini pernah ditolak seorang warganya sendiri ketika berkunjung,
“Saya pernah dibiarkan berada di depan rumah tanpa dipersilakan masuk
oleh yang empunya rumah selama hampir satu jam. Padahal, ada orang di
dalam rumah itu”, ceritanya saat mengungkapkan likunya dalam pelayanan.
Hatinya tak gentar, ”Mereka tetap orang yang baik dan harus disapa,”
kata Johana Fransisca Naniek Supartini Ketua Lingkungan Santo Alexander.
|
|
Last Updated ( Tuesday, 06 April 2010 )
|
|
|
Sambutan Ketua Panitia Paskah 2010 |
|
|
|
|
Written by Lingkan Tumbelaka
|
|
Sunday, 04 April 2010 |
Sungguh sangatlah pantas kita mengucap puji dan syukur kepada Tuhan atas
segala karuniaNya setiap kali lonceng kemuliaan dibunyikan. Suatu tanda
sukacita besar bahwa kita telah memasuki Hari Raya Paskah. Yesus
Kristus yang wafat di kayu salib telah bangkit dengan mulia. Sebab
kebangkitan Yesus Kristus telah menumbuhkan semangat dan harapan baru
yang menjadikan kita semua umat baru karena pintu surga terbuka bagi
kita.
Melalui kebangkitan Yesus Kristus kita telah didamaikan dengan alam
semesta, dengan sesama dan terutama didamaikan dengan Allah sendiri.
|
|
Last Updated ( Sunday, 04 April 2010 )
|
|
|
Written by Rm. A. Setya Gunawan, Pr.
|
|
Saturday, 03 April 2010 |
Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira
Bagi Kristus yang menebus kita
Bersyukurlah kepada Allah
Kita bangkit bersama Kristus
Pujian Paskah itu bergema di tengah malam sunyi. Nyala lilin yang
menghiasi perayaan Paskah mengusir kegelapan dan menjadi tanda
‘kemenangan’ atas dosa dan maut. Kita bersyukur karena Allah telah
membangkitkan Kristus dari alam maut dan menjadi yang sulung mendahului
kita masuk sorga.
|
|
Last Updated ( Sunday, 04 April 2010 )
|
|
|
Written by Romo Ferdinandus A Djaga Kota, CSsR
|
|
Thursday, 21 January 2010 |
24 Desember 2006, merupakan malam Natal pertamaku sebagai seorang imam.
Malam Natal ini merupakan yang berkesan dan melahirkan sebuah
penghayatan yang berbeda dari malam Natal yang pernah kualami. Setelah ditahbiskan tanggal 8 Agustus 2006, saya dipercaya menjadi
pastor rekan di Paroki Homba Karipit, Keuskupan Weetebula (Sumba). Umat
di paroki ini berjumlah 12 ribuan keluarga (ini baru yang tercatat) yang
terbagi dalam 8 lingkungan di stasi pusat dan 8 stasi. Stasi-stasi ini
berjarak mulai dari 5 km sampai dengan 25 km. Kondisi jalan juga
beragam; mulai dari yang beraspal sampai jalan tanah dan berlumpur serta
becek jika musim penghujan tiba.
|
|
Last Updated ( Sunday, 04 April 2010 )
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>
|
| Results 17 - 20 of 29 |