|
Written by Rm. A. Setya Gunawan, Pr.
|
|
Thursday, 21 May 2009 |
”Teknologi Baru, Relasi Baru: Memajukan Budaya, Menghormati, Dialog, dan Persahabatan”
Minggu Paskah ke-VII yang jatuh pada 24 Mei 2009 ditetapkan oleh Sri Paus sebagai ”Hari Komunikasi Sedunia”. Tema yang diangkat yakni Teknologi Baru, Relasi Baru: Memajukan Budaya, Menghormati, Dialog, dan Persahabatan. Tema ini mengajak kita untuk merenungkan manfaat positif dari kemajuan tehnologi khususnya dunia telepon genggam, komputer, dan internet untuk membangun relasi dan persaudaraan sejati berlandaskan iman kristiani.
Sudah sejak tahun 1971, Sri Paus Paulus VI merumuskan ulang tujuan komunikasi sosial agar diketahui dan dihidupi oleh seluruh umat kristiani dengan mengumumkan kepada khalayak dokumen Communio et Progressio (persekutuan dan kemajuan). Bukan suatu kebetulan bahwa imbauan Gereja ini berusaha menggarisbawahi lagi apa yang terungkap dalam doa Yesus untuk para muridNya yakni ’agar mereka bersatu sama seperti kita satu adanya.’
Generasi masa kini adalah generasi digital. Kaum muda yang hidup di zaman kini sangat menikmati dunia maya bahkan boleh dikata dunia internet sudah menguasai dunia kaum muda. Rasanya akan sangat ketinggalan zaman bila kaum muda tidak bisa mengakses data lewat dunia internet. Begitu dominannya dunia internet sampai banyak orang sangat betah berada di depan internet berjam-jam terkadang sampai tidak lagi mengenal waktu untuk yang lainnya. Kemajuan tehnologi itu tentunya sangat berdampak positif karena hanya duduk di kamar menghadap komputer, setiap insan bisa mengakses apa pun yang ada di dunia ini. Melalui facebook setiap orang bisa bertemu dengan teman-teman lama yang sebelumnya sulit ditemukan dan dalam sekejap seluruh masa lalu yang telah lama hilang dapat dimunculkan kembali. Teman dan sahabat yang sudah lama tercerai berai ke segala penjuru dunia, teman-teman barupun begitu cepat datang melalui internet dapat menjadi sahabat dekat.
Dalam mewartakan Injil ke segala penjuru dunia, Gereja Katolik sangat terbantu dengan adanya kemajuan tehnologi internet. Berbagai peristiwa dan berita sukacita, renungan-renungan suci, tempat suci peninggalan sejarah Yesus dan seluruh kekayaan rohani Gereja di seluruh dunia, dengan cepat dapat mudah dibaca dan diketahui sehingga umat sangat terbantu untuk mengembangkan dan memperdalam imannya melalui internet.
Kemajuan tehnologi itu sangat dirasakan pula dampak positifnya bagi paroki Santo Nikodemus. Majalah Litani yang setia hadir selama tiga tahun di hadapan umat paroki telah mengudara ke seluruh dunia melalui website-nya Nikodemus.org Kemajuan paroki dalam bidang komunikasi ini tidak terlepas dari peran kaum muda paroki yang sangat dekat dengan kemajuan internet. Kaum muda kita dengan setia telah ikut terlibat dalam pewartaan kabar gembira melalui media komunikasi. Tidak jarang mereka harus begadang sampai pagi agar berita paroki dapat tersaji bagi seluruh umat melalui Majalah Litani. Kita berharap bahwa doa Yesus untuk persatuan seluruh umat manusia dapat segera terwujud dengan adanya kemajuan tehnologi khususnya internet, sehingga melalui komunikasi yang intensif, nilai-nilai rohani dan sikap moral kristiani bisa terbangun dalam kasih sehingga terciptalah persaudaraan dan kesatuan dalam iman, kasih, dan damai sejahtera.
Namun, tidak bisa dipungkiri pula bahwa di balik dari seluruh kemajuan yang berdampak positif ternyata muncul juga dampak yang cukup mengkhawatirkan. Sarana komunikasi yang canggih ini tidak jarang disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja mau merusak kehidupan moral kaum muda khususnya. Sebagaimana komputer sering dikacau dengan adanya virus, rupanya virus dosa tidak juga bisa dibendung dalam dunia maya ini. Berita tentang rusaknya rumah tangga, kaum muda yang terjerumus dalam narkoba, kekerasan dan pergaulan bebas hampir setiap hari mewarnai kehidupan manusia tak terkecuali kehidupan umat Katolik. Keasyikan bergelut dengan dunia maya, kalau tidak hati-hati dan tidak dibatasi dengan bijak, akan bisa berdampak negatif bagi penghayatan iman Katolik pula. Meskipun belum ada data yang akurat, namun indikasi bahwa sebagian kaum muda ada yang tidak lagi nmengutamakan kehidupan rohani atau doa atau perayaan ekaristi di gereja rupanya bukan menjadi berita yang tersembunyi. Bila ini tidak menjadi perhatian kita bersama, virus dosa ini akan merambat terus dan menghancurkan iman kristiani.
Pada Hari Komunikasi sedunia ini Sri Paus mengajak kita agar supaya tetap memajukan budaya, menghormati dialog, dan membina persahabatan di antara sesama sehingga semakin banyak orang dapat mengambil manfaat positif dari kemajuan tehnologi ini khususnya dalam dunia internet. Perlu dicatat pula bahwa tidak semua kaum muda mempunyai fasilitas yang cukup untuk dapat mengikuti kemajuan dunia maya ini, sehingga terkadang ditemui sebagian kaum muda yang masih harus dibantu agar dapat terlibat aktif dalam dunia yang canggih ini.
Gereja masa depan ada di tangan kaum muda kita. Maka, Sri Paus mengajak semua kaum muda seluruh dunia agar ikut terlibat langsung dan aktif dalam seluruh karya Gereja Kristus yakni ikut dalam mengembangkan pewartaan Injil dan seluruh kegiatan Gereja melalui internet.
Mewartakan kabar sukacita dengan mempergunkan media internet sangat terbuka lebar, namun juga penuh mengandung risiko. Tidak jarang tantangan dan cobaan itu lebih berat dari niat suci untuk setia kepada iman. Oleh karena itu, di Hari Komunikasi Sedunia ini marilah kita mohon berkat Tuhan, agar umat Katolik khususnya kaum muda yang sangat menguasai internet dapat mempergunakan media itu untuk mewartakan Kerajaan Allah, yakni kerajaan cinta kasih, damai, dan sejahtera. Kesetiaan kepada Kristus Juru Selamat akan mampu mengalahkan virus dosa yang sering masuk dalam dunia maya sehingga ’generasi digital’ ini dapat menjadi kekuatan dan penopang untuk seluruh kegiatan umat, sehingga iman akan Kristus semakin tumbuh subur melalui nilai-nilai positif yang dikembangkan oleh generasi digital.
Dalam Yesus kita bersatu. Tuhan memberkati.
Salam dalam kasih Tuhan Yesus
Alphonsus Setya Gunawan Pr
|
|
Last Updated ( Thursday, 21 May 2009 )
|