Home arrow Artikel arrow USIA LANJUT Di Hadapan Tuhan
USIA LANJUT Di Hadapan Tuhan PDF Print E-mail
Written by Stanis Suban   
Thursday, 21 May 2009
usia-lanjut.jpgPada Sabtu 18 April 2009 yang baru lalu, Panitia Paskah Paroki Santo Nikodemus, Ciputat telah menyelenggarakan misa khusus untuk para lanjut usia yang dihadiri lebih kurang 150 orang;  Dari daftar para Ketua Lingkungan lebih dari 200 orang bahkan kemungkinan jumlahnya lebih dari itu. Kurang peminat dalam misa lansia dimaksud, kuatir peserta misa lansia dianggap sudah menjadi jompo. Pemerintah menetapkan hari lansia di bulan Mei, maka dalam menyambut Hari Lansia Nasional tulisan berikut ini sekedar menggambarkan bagaimana sebaiknya para lansia menyambut Hari Lansia dan sebaiknya harus berbuat apa untuk sisa usia.

Pemerintah Indonesia memberi batasan umur lansia adalah 55 tahun. Lain halnya Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberi batasan umur lebih rinci dalam beberapa kelompok yakni; Usia Pertengahan (Middle age 45-59 tahun), Lanjut Usia (Elderly 60-74 tahun), Lanjut Usia Tua (Old 75-90 tahun), dan Usia Sangat Tua (Very Old di atas 90 tahun).

Seperti tertulis  dalam Kitab Mazmur, lanjut usia 70 tahun apalagi mencapai usia 80 tahun dan selanjutnya, adalah satu masa yang indah penuh sukacita dan ucapan syukur yang sering disebut telah memperoleh bonus dari Tuhan. Kesukaran dan penderitaan semakin datang hendaknya diterima sebagai kebanggaan karena Tuhan memampukan sehingga dapat memperoleh usia yang panjang.
Hal ini dapat terjadi karena para lansia dapat mengatur pola hidup yang baik juga mendapat fasilitas kesehatan yang baik pula. Kesemuanya ini tidak lepas dari campur tangan Tuhan sehingga segala kesejahteraan dan hikmat yang kita peroleh adalah kemurahan Tuhan. Bila manusia dengan segala usahanya tanpa campur tangan Tuhan, maka segala upaya dan jerih payah manusia akan menjadi sia-sia belaka.

Berkat dari Hikmat
Allah berfirman; “Hai anak-Ku, janganlah engkau melupakan ajaran-Ku, dan biarlah hatimu memelihara perintah-Ku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu. Janganlah kasih setia itu meninggalkan engkau. Kalungkanlah itu pada lehermu, tanamkanlah itu pada hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta sesama manusia lainnya. Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu dan janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri”.(Amsal bab 3).

Tempat Perlindungan yang Kekal
Setelah lebih kurang 350 tahun kaum Israel menjadi budak di tanah Mesir, lalu Musa dalam usia 80 tahun membawa orang Israel kembali ke tanah Kanaan yang telah dijanjikan oleh Allah kepada Abraham leluhurnya. Perjalanan  selama 40 tahun hingga ke tanah tujuan, namun menjelang kota Jeriko yang dituju Musa menghembuskan napasnya di pegunungan Nebo. Menjelang penghem-  busan nafas, Musa berdoa; Tuhan Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. Sebelum gunung-gunung dilahirkan dan bumi serta dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamnya sampai selama-lamnya Engkaulah Allah. Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkatalah; Kembalilah hai anak-anak manusia. Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. Engkau menghanyutkan manusia, mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu. Sungguh kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut. Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu. Sungguh segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh. Masa hidup kami 70 tahun dan jika kami kuat, 80 tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan, sebab berlalunya buru-buru dan kami melayang lenyap. (Mazmur bab 90).
Seusai berdoa, Musa yang mencapai usia 120 tahun lalu menghembuskan nafasnya.

Bagi pembaca yang telah mencapai usia di atas 70 tahun adalah berkah dan 80 tahun adalah memperoleh berkat dan hikmat  dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Selamat merayakan Hari Lansia.

(Stanis Suban
Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
Last Updated ( Thursday, 21 May 2009 )
 
< Prev   Next >

Forum Komunitas

Friend Connect

Who's Online

We have 3 guests online

Jadwal Misa

Harian
  05.30 WIB
Sabtu
Sore
18.00 WIB
Minggu
Pagi
06.00 WIB
    08.00 WIB
  Sore 18.00 WIB
Jumat I
 
19.00 WIB
Pengakuan
30 menit sblm
Dosa
misa dimulai

Pesan Singkat