Home arrow Artikel arrow Ibu Guru yang menjadi Gembala
Ibu Guru yang menjadi Gembala PDF Print E-mail
Written by Chris V.   
Thursday, 17 December 2009
Ketua Lingkungan Santo Ignatius Loyola Yuliana Ninik Sumarni

  yuliani-ninik-sumarni.jpg“Di hati, saya selalu berucap dan memohon pada Tuhan atau Doa Rosaria, dan doa lain-lain dengan suara lantang supaya Tuhan mendengar doa saya, semoga sebelum saya berusia 35 tahun, saya memperoleh keturunan/anak, jika engkau kabulkan doaku, aku akan mengajak dan mengarahkan keluargaku aktif di gereja, walaupun dokter kandungan sudah memberi perkataan bahwa saya tak dapat keturunan, tetapi kuasa Tuhan berkata lain, ini yang menjadi titik tolak seorang ibu bernama Yuliana Ninik Sumarni, Ketua Lingkungan Santo Ignatius Loyola, yang berada pada Wilayah II, dia mau terlibat penuh dalam kegiatan di gereja, karena rahmat yang diberikan padanya sungguh luar biasa.

Suaranya lembut dan perlahan, pembawaannya pendiam, tetapi gesit dalam bekerja dan pantang menyerah, sering kita melihat sosok perempuan ini di saat latihan koor anak bina iman atau saat menjadi dirigen di kala misa anak minggu pertama di awal bulan, ibu Sumarni saat ini menjalani periode kedua menjadi ketua lingkungan, periode pertama dia jalani pada tahun 2006-2009 dan pada 2009 dia terpilih kembali, berlatar belakang keluarga guru, mungkin dalam bertugas layaknya dia di depan kelas saat mengajar.

Dalam lingkungan yang dia pimpin ada 30 kepala keluarga, nyaris semua aktif baik di lingkungan maupun saat di gereja, tetapi ada beberapa warga yang tak begitu aktif karena kesibukan bekerja dan pulang larut malam, sehingga tak dapat hadir jika ada kegiatan di malam hari. Begitu pun dalam kegiatan semua warga bisa menjalin kerja sama dengan baik, sehingga hasilnya bisa tercapai, “saya ingin merangkul semua umat dan ingin mereka aktif dalam lingkungan maupun paroki, semoga saja mereka menyadari dan meluangkan waktu untuk pertemuan yang tak memakan waktu lama, jangan hanya memikirkan keluarga dan diri sendiri saja, tetapi lupa bekerja sosial,” kata suami dari FX Yuwantoro.

Ibu yang bersuamikan seorang guru ini, tak hanya aktif di lingkungan, dia juga bertanggung jawab terhadap sekitar 30-an anak-anak bina iman untuk olah vokal, anak-anak berlatih bersamanya setiap hari Minggu, pukul 11.00, jadi ada begitu banyak tanggung jawab yang diembannya, “saya juga mengimbau pada orangtua agar mengajak anaknya berlatih koor, ini juga bentuk latihan dan mengenal lingkungan dan gereja,” katanya.

Dalam bekerja, dia dapat dukungan dari keluarganya, baik dari suami maupun anak-anaknya yang memang sudah bekerja semua, sehingga jika ada kegiatan yang memakan waktu lama, suami selalu setia mengantarnya atau menjemput saat usai acara, ”suami dan anak-anak selalu saya libatkan jika ada kegiatan dan berembuk bersama, sebagai contoh jika lingkungan dapat tugas tata laksana, suami saya datang terlebih dahulu untuk mempersiapkan kantong-kantong kolekte  dan lainnya, begitu umat datang, kita semua sudah siap, karena jarak rumah ke gereja cukup dekat,” kata ibu dua anak, Eron dan Prima ini. 

Walaupun seorang perempuan yang dapat kepercayaan untuk menjadi ketua lingkungan, dia tak sungkan berhadapan dengan lawan jenisnya, karena dia menganggap setara saja dalam berorganisasi baik saat arisan, koor, atau acara lainnya, dia menjalani dengan senang hati.

Misi ke depan yang dia canangkan ialah memajukan lingkungan, menjalankan program, mengajak umat yang tak aktif menjadi aktif, “yang jelas bagi yang tak aktif kita selalu menelepon, manyapa atau kita kirimkan SMS, supaya dia teringat dan merasa tak ditinggalkan atau dijauhkan oleh kami/pengurus,” kata ibu guru SDN Rempoa II mengakhiri wawancara pada Litani di Hari Minggu setelah misa kedua usai.

(Chris V)
Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
Last Updated ( Thursday, 17 December 2009 )
 
< Prev   Next >

Forum Komunitas

Friend Connect

Kalender Liturgi

Who's Online

We have 3 guests online

Jadwal Misa

Harian
  05.30 WIB
Sabtu
Sore
18.00 WIB
Minggu
Pagi
06.00 WIB
    08.00 WIB
  Sore 18.00 WIB
Jumat I
 
19.00 WIB
Pengakuan
30 menit sblm
Dosa
misa dimulai

Pesan Singkat