Home arrow Artikel arrow Telepon dari ”Surga” yang Meluluhkan Hati
Telepon dari ”Surga” yang Meluluhkan Hati PDF Print E-mail
Written by Chris V.   
Saturday, 17 July 2010
Ketua Lingkungan Santa Yosephine Bakhita Salmon Situmorang

”Saat saya dipilih menjadi ketua lingkungan, saat itu saya tidak ada di lokasi pemilihan karena sedang mengurus anak masuk sekolah menengah di SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan, Jawa Tengah, saya menerima telepon dari istri yang mengabarkan saya terpilih menjadi ketua lingkungan, saat itu saya menolak untuk menjadi ketua bahkan saya berucap jika saya tetap dijadikan ketua lebih baik saya pindah gereja dan menjadi Protestan saja, karena saya belum merasa siap dan tidak mampu, bahkan saya berucap walaupun Paus yang datang ke sini/lingkungan tetap saya tak mau menjadi ketua, bahkan selama satu bulan saya tak mau menerima menjadi ketua lingkungan dan tak mau menjalankan tugas itu sebelum akhirnya dilantik oleh Romo Gun pada 31 Mei 2009 silam,” kata Ketua Lingkungan Santa Yosephine Bakhita Salmon Situmorang, saat berbincang dengan Litani pada Minggu, 30 Mei lalu, di gereja setelah usai misa kedua. 

”Setelah sebulan berlalu, saat saya akan menutup toko sekira pukul 21.30, tiba-tiba ada telepon dan yang mengangkat adalah pegawai saya dan pegawai itu bilang dari Pak Gunawan, saya beranggapan itu telepon dari Pak Wawan, sapaan ketua lingkungan lama, maka saya mengambil gagang telepon dan memberi salam, ’hallo… eh … ternyata yang dimaksud dengan Pak Gunawan adalah Romo Gun… maka saya salah tingkah saat itu, agak grogi, dan tidak bisa bicara kasar…, Romo Gun berbicara tentang jabatan ketua lingkungan yang harus saya terima,’ saya bilang ke Romo Gun, ‘saya tidak mampu dan tidak mau,’ tetapi Romo Gun bilang… ‘nanti bapak saya yang membimbing karena tetangga bapak juga ada yang duduk di dewan paroki pasti mereka semua akan membantu termasuk warga di situ,’ dan saya bilang ke Romo Gun… ‘jangan salahkan saya jika tidak mampu menjalankan tugas ini ya…’ percakapan itu terjadi pada Rabu, 27 Mei 2009, karena rencana pelantikan kan tanggal 31 Mei-nya, banyak warga datang pada saya dan menyarankan untuk menerima jabatan ini, begitupun anak saya juga menganjurkan untuk mau menjadi ketua, yang saya herankan kok tahu-tahunya Romo Gun nomor telepon di lokasi itu, padahal saya punya dua nomor telepon rumah dan dua telepon genggam yang letaknya berjauhan, tetapi kenapa telepon itu yang berdering dimana saya berdiri,…” ucapnya dengan logat batak yang kental.

”Sekarang dengan berjalannya waktu saya baru menyadari arti dari menjadi ketua lingkungan apalagi yang berunsur agama, saya bisa bermasyarakat, dan ada pedal rem sekarang ini, saya bisa damai, bisa bertoleransi, merasa nyaman, dan bersyukur keluarga saya sangat mendukung, pokoknya enjoy ajalah, karena semua mau membantu dalam bekerja, karena saya sangat tidak mengerti tentang organisasi agama, saya terbiasa dengan sistem organisasi jalanan saja, makanya jika pembaca dipercaya menjadi ketua lingkungan atau menjadi pengurus, janganlah takut, saya merasakan saat ini,” kata bapak kelahiran Medan, 12 September 1959 ini.

Lingkungan Santa Yosephine Bakhita terletak di daerah Jombang, masuk ke Wilayah VII, dengan 25 kepala keluarga sebagai aset yang cukup diandalkan, tinggal mengelola saja lingkungan ini akan menjadi lebih bagus di tahun mendatang, tetapi ada satu kepala keluarga yang perlu mendapat sapaan supaya mau terlibat dalam kegiatan, pada lingkungan ini masih terdapat satu keluarga penerima biaya untuk sewa rumah dari seksi PSE, dua anak dalam satu kepala keluarga penerima bantuan pendidikan juga dari PSE.

Pada lingkungan ini pun dalam kegiatan bina iman anak cukup berjalan begitu pula kegiatan doa maupun paduan suaranya dan arisan kaum perempuan, bahkan bina iman anak bulan April lalu baru saja mengadakan ziarah ke Goa Maria Kanada di Rangkasbitung, Lebak dan sekaligus pelepasan dua anak dari bina iman anak menuju remaja, tetapi bina iman anak dan OMK ikut ke wilayah dalam kegiatannya. 

Dalam tiap doa bersama di lingkungan juga selalu diadakan kolekte sehingga uang kas selalu mencukupi, apabila ada kebutuhan mendesak dan memerlukan dana besar, ketua lingkungan tidak segan mengeluarkan uang dari kas, seperti ada yang ingin ikut Kursus Evangelisasi Pribadi baru-baru ini di gereja, ketua menawarkan jika ada yang ingin ikut uang pendaftarannya akan ditanggung oleh kas lingkungan, ”kalau segala program yang tak memberatkan dan untuk kebaikan, saya bersedia mengeluarkan dana dari lingkungan bahkan dari uang pribadi,” ucap bapak empat anak ini. Lingkungan ini dalam waktu dekat juga merencanakan berziarah bersama keluarga, tetapi tempat dan tujuannya belum ditentukan.

Bahkan sang istri, Sri Elizabeth Ginting berujar, ”saya akan membantu ketua lingkungan yang juga suami saya, saya sangat senang dia menjadi ketua, karena biar ada perubahan dalam dirinya, karena saya sangat ingin dia menjadi ketua lingkungan juga, bahkan saya rutin ikut pertemuan kaum perempuan pada wilayah dalam dua bulan sekali, ini kan juga dalam rangka kegiatan sebagai istri ketua lingkungan,” ucapnya.

”Saya berharap semua warga di lingkungan tetap solid dan tetap menjaga keharmonisan seperti pada masa ketua lingkungan terdahulu, dan ikutlah berziarah pada saatnya nanti” ujar bapak yang memiliki usaha foto copy dan foto studio ini berpesan untuk warganya.
 (Chris V)

Profil
Nama: Salmon Situmorang
Tempat/tgl lahir: Medan, 12 September 1959
Pekerjaan: Usaha foto copy dan foto studio
Nama istri: Sri Elizabeth Ginting
Anak-anak
Stefanus Ondo Boy Situmorang (22)
FX Nicko Situmorang (20)
Onma Laurensius Triputra Situmorang (16)
Louise Fernando Situmorang (11)
Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
Last Updated ( Saturday, 17 July 2010 )
 
< Prev   Next >

Forum Komunitas

Friend Connect

Kalender Liturgi

Who's Online

We have 25 guests online

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday112
mod_vvisit_counterYesterday137
mod_vvisit_counterThis week249
mod_vvisit_counterThis month855
mod_vvisit_counterAll32927

Jadwal Misa

Harian
  05.30 WIB
Sabtu
Sore
18.00 WIB
Minggu
Pagi
06.00 WIB
    08.00 WIB
  Sore 18.00 WIB
Jumat I
 
19.00 WIB
Pengakuan
30 menit sblm
Dosa
misa dimulai

Pesan Singkat