|
Written by Chris V.
|
|
Tuesday, 29 December 2009 |
Makan Sepuasnya, Bayar Sesukanya
Berbagai cara dilakukan oleh umat atau kelompok kategorial dalam usaha mencari dana sebagai respons positif terhadap ajakan Pastor Paroki Santo Nikodemus yang telah mencanangkan penggalangan dana pengembangan gereja yang kita cintai. Salah satu kegiatan yang menarik dan unik untuk menggalang dana yaitu melalui ‘acara minum kopi pagi dan menyantap ‘nyamikan’. Kegiatan ini diprakarsai oleh pengurus Wanita Katolik Cabang Santo Nikodemus.
Acara itu dinamakan “COFFEE MORNING” dimana umat paroki setelah selesai mengikuti misa pertama atau kedua di hari Minggu, mereka diajak dan dipersilakan untuk minum kopi, fruit tea, atau wedang jahe, tidak hanya minuman ringan yang disediakan, ibu-ibu WK juga menyediakan bermacam hidangan dan makanan tradisional seperti getuk, kacang rebus, ketan, karak gendar, gemblong, sawut, sambel tumpang, tempe, dan tahu bacem serta bubur manado yang setiap hari Minggu-nya berganti menu.
Tempatnya juga unik, bukan di hotel, plaza atau kafe pada umumnya, tetapi seperti layaknya pedagang kaki lima, di lapangan parkir mobil atau sepeda motor. Menurut penjelasan Ketua WK Ibu Bambang Triadi dan Seksi Usaha WK Ibu Maria Bambang Widodo: Coffee Morning ini diselenggarakan setiap bulan pada hari Minggu pertama dan kedua, dan bagi yang ingin mencicipi hidangan dan minuman, umat tidak perlu membayar seperti di tempat lain pada umumnya, tetapi hanya memberikan sumbangan sukarela saja yang semua hasilnya disumbangkan untuk dana pengembangan gereja melalui Panitia Pengembangan Gereja. Pokoknya enaaak boangeet,
Silakan mencoba berbagai hidangan yang dibuat oleh WK sembari beramal….
(Chris V)
|
|
Last Updated ( Tuesday, 29 December 2009 )
|